Histori

Jurmafis, agregator portal jurnal elektronik online sejak 2012, sebagai respon terhadap kebijakan Dikti yang mendorong upaya publikasi artikel ilmiah secara daring untuk keperluan pengambilan ijazah, kenaikan pangkat fungsional dosen, dan indikator daya saing IPTEK Indonesia di level regional ASEAN dan internasional.

Perancangan dan pengembangan platform OJS sebagai suatu sistem publikasi jurnal elektronis yang berstandar internasional, diinisiasi dan dikembangkan  sejak akhir 2012-sekarang, dalam beberapa tahap periodik, sbb:

  1. Periode 2012 merupakan tahap rancang dan pengembangan Journal Section PublikA, Governance, Aspirasi, Sociodev dan Sociologique.
  2. Periode 2013-2014. merupakan tahap rancang dan pengembangan Journal Section Proyeksi online, dengan puluhan artikel yang siap publish.
  3. Periode 2015 merupakan tahap legal standing jurnal berupa ISSN online 2442-3424, berikut jurnal prodi lainnya yang diterbitkan oleh  PDII LIPI  (sekarang BRIN)sebagai otorisasi tunggal The ISSN International centre Paris untuk Indonesia.
  4. Periode 2016-2017, tahap pemantapan indeksasi nasional dan internasional seperti SINTA, INASTI, IPI Garuda, Sindex Indexing International (SIS), Google Scholar, dan lainnya menuju Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) dan Indexing Jurnal Bereputasi Internasional (Scopus).

 Fokus/Scope

  1. lmu Politik
  2. Hubungan Internasional
  3. Ilmu Administrasi (Niaga, Negara, Publik, Pembangunan, Dll)
  4. Kriminologi
  5. Ilmu Hukum
  6. Ilmu Pemerintahan
  7. Ilmu Sosial dan Politik
  8. Studi Pembangunan (Perencanaan Pembangunan, Wilayah, Kota)
  9. Ketahanan Nasional
  10. Ilmu Kepolisian
  11. Kebijakan Publik
  12. Bidang Ilmu Politik Lain Yang Belum Tercantum
  13. Ilmu Kesejahteraan Sosial
  14. Sosiologi
  15. Humaniora
  16. Kajian Wilayah (Eropa, Asia, Jepang, Timur Tengah Dll)
  17. Arkeologi
  18. Ilmu Sosiatri
  19. Kependudukan (Demografi, dan Ilmu Kependudukan Lain)
  20. Sejarah (Ilmu Sejarah)
  21. Kajian Budaya
  22. Komunikasi Penyiaran Islam
  23. Ilmu Komunikasi
  24. Antropologi
  25. Bidang ilmu sosial lain yang belum tercantum