WEDUPRO- Website Edukasi Professor

Potensi Metabolit Sekunder Dari Famili Simaroubaceae

Potensi Metabolit Sekunder Dari Famili Simaroubaceae

Potensi Metabolit Sekunder Dari Famili Simaroubaceae. Famili Simaroubaceae merupakan kelompok tanaman yang banyak mengandung metabolit sekunder golongan Quassionoid, yang memiliki potensi sebagai obat penyembuh berbagai penyakit.

Beberapa tanaman yang termasuk dalam kelompok Simaroubaceae dan tumbuh di Kalimantan Barat adalah Pasak Bumi (Eurycoma longifolia Jack), Buah Makasar (Brucea javanica), Pau Kijang (Irvingia malayana), dan Ki Pahit (Picrasma javanica).

Potensi Metabolit Sekunder Dari Famili Simaroubaceae

Potensi Metabolit Sekunder Dari Famili Simaroubaceae. Berbagai literatur telah menunjukkan hasil-hasil penelitian mengenai struktur dan aktivitas biologik metabolit sekunder yang terkandung dalam famili tersebut.

Potensi Metabolit Sekunder Dari Famili Simaroubaceae. Penelitian yang dilakukan di Jurusan Kimia Fakultas MIPA Untan yang berkolaborasi dengan Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran Untan telah melakukan isolasi dan penentuan struktur senyawa-senyawa dari Pasak Bumi (ditanam di Ambawang), Buah Makasar (Sintang), Pauh Kijang (Ketapang) dan Ki Pahit (Sanggau) sebagai antimikroba (antibakteri dan antijamur), antioksidan (melawan radikal bebas), antihiperlipidemia (antikolesterol), antimalaria dan antikanker.

Potensi Metabolit Sekunder Dari Famili Simaroubaceae. Bersama tim nya, Ari Widiantoro, melakukan penelitian pada tahun 2002-2015 di tiga laboratorium, yaitu Lab Kimia Fakultas MIPA Untan, Lab Farmakologi Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran Untan, dan Lab Parasitologi Fakultas Kedokteran UGM.

Potensi Metabolit Sekunder Dari Famili Simaroubaceae. Dari penelitian tersebut ditemukan adanya senyawa dari Pasak Bumi yang menunjukkan aktivitas antimikroba, antioksidan dan antihiperlipidemia.

Salah satu senyawa golongan quassinoid yang diperoleh tersebut terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol pada tikus hiperlipidemia.

Selanjutnya dari Buah Makasar dan Pauh Kijang ditemukan senyawa antimalaria serta Pauh Kijang dan Ki Pahit ditemukan senyawa sitotoksik terhadap sel kanker leher rahim.

Penulis adalah dosen dan peneliti di Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura.

43 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *